FOTO - anekaberitaterkini.blogspot.com -
Dewan Kehormatan sedang bekerja dan mengumpulkan data dan fakta terkait permasalahan kasus dugaan suap yang melibatkan M. Nazaruddin dalam proyek pembangunan Wisma Atlet SEA Games XXVI/2011. "Secepatnya hasil pembahasan akan diumumkan Sekretaris Dewan Kehormatan," kata Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum di Bandung, Jumat (20/5).Lihat Sumbernya
SEMARANG--MICOM: Komisi Yudisial (KY) menyatakan masih terus mencari tambahan data terkait dugaan pelanggaran kode etik hakim dalam penanganan kasus yang melibatkan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar.
Sebelumnya, Johan mengatakan KPK akan memanggil seseorang jika menemukan bukti keterlibatan dalam kasus tersebut. Sementara Nazaruddin, KPK belum menemukan keterlibatannya dalam kasus itu.
Kasus dugaan suap yang terjadi pada proyek Wisma Atlet Sea mebawa nama Muhamad Nazaruddin yang terpilih sebagai Bendahara Umum pada Kongres ke II Partai Demokrat (PD). Kasus ini mengingatkan kembali pada kasus yang sebelumnya pernah di alami oleh Muhammda
Dewan Kehormatan PD sudah memeriksa M Nazaruddin terkait kasus Kemenpora dan kasus-kasus yang lain. Namun dalam kasus Kemenpora, PD menemukan keganjilan.
Dewan Kehormatan (DK) Partai Demokrat sudah meminta keterangan Bendahara Umum M Nazaruddin terkait isu suap Kemenpora. Apa hasil keputusan untuk Nazaruddin masih digodok.