BERITA - hukum-kriminal.infogue.com -
Jakarta, - Kepala Badan Intelijen Negara atau BIN Syamsir Siregar menyebutkan, oknum anggota DPR asal sebuah partai politik ikut menjadi dalang dalam aksi kerusuhan yang terjadi saat unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPR dan di depan Kampus Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta.
Saya tak menyebut oknum itu. Yang jelas, oknum dari salah satu parpol, yang juga anggota DPR. Kau carilah orang itu, ujarnya saat ditanya wartawan seusai menghadiri peringatan Hari Antinarkotika Internasional di Istana Negara, Jakarta, Kamis (26/6).
Syamsir sebelumnya menyebut seorang aktivis, yang baru-baru ini muncul di sebuah stasiun televisi, sebagai orang yang terlibat mengembangkan unjuk rasa itu. Ketika disebut nama FY, yang menjadi sekretaris jenderal sebuah lembaga kemasyarakatan, Kepala BIN mengatakan, Tahulah kalian. Tak perlu saya bilang lagi.
Syamsir menuturkan, ia sudah menyerahkan bukti kepada Polri. Soal penangkapan, biarkan polisi yang mengerjakan, katanya.
Soal tuduhan itu, Ketua DPR Agung Laksono mendesak Kepala BIN agar mengungkap anggota DPR yang diduga menjadi penyandang dana bagi demonstrasi yang berakhir dengan tindakan anarki di kedua lokasi itu. Sebaiknya, disebutkan saja supaya kita tak menduga-duga. Dari 550 anggota DPR, saya mana bisa tahu. Buktikanlah kalau ada anggota DPR yang memang terlibat atau menjadi dalang, ujarnya.
Di Bandar Lampung, Kamis, Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Prabowo Subianto mengemukakan, organisasinya tidak memiliki hubungan dengan seorang tokoh Dewan Tani Indonesia yang disebutkan sebagai aktor unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM yang berakhir rusuh, Selasa. HKTI tidak sepakat dengan tindakan anarki apa pun.
Sekjen Komite Bangkit Indonesia Ferry J Yuliantono dari Guangzhou, China, Kamis, menolak tuduhan bahwa dirinya adalah otak unjuk rasa di Jakarta. Ia juga tak pernah melarikan diri ke luar negeri.
Selaku Ketua Umum Dewan Tani Indonesia, Ferry pergi ke China pada 17 Juni 2008 menghadiri undangan All China Youth Federation untuk mengikuti pertemuan pemuda ASEAN dan China. Dia juga segera kembali ke Indonesia. (har/dik/hln)